BERITACIANJUR.COM – Menghadapi bulan suci Ramadan dan mudik Lebaran 2026, Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan melakukan kunjungan ke kawasan Cianjur selatan untuk meninjau langsung persiapan jalur, Kamis (5/2/2026).
Di tengah agenda, Rudi yang didampingi Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, menyempatkan melaksanakan salat Zuhur berjamaah bersama para santri Pondok Pesantren Bani Muqoddas Al-Islami, di Desa Mekarlaksana, Kecamatan Sindangbarang, Cianjur.
“Hari ini kami tim Polda Jabar bersama Polres Cianjur dan Sukabumi melakukan pengecekan jalur. Alhamdulillah kami sudah sampai di Cianjur dan sebentar beristirahat salat Zuhur di pesantren ini, dan akan lanjut sampai ke ujung sana nanti,” ujar Rudi kepada wartawan.
Ia menyebutkan, jalur selatan wilayah Cianjur dan Sukabumi direncanakan dijadikan jalur alternatif untuk memecah kepadatan di sejumlah jalur saat momen Ramadan dan mudik Lebaran 2026.
“Ketika kami nanti sudah melakukan evaluasi, kemungkinan jalur ini akan kami jadikan jalur alternatik untuk memecah kepadatan di jalur tengah dan jalur lainnya. Nanti kalau kami publikasikan, mungkin teman-teman kita yang dari Banten hendak menuju ke Jawa Tengah, bisa menggunakan jalur ini,” jelasnya.
Berdasarkan dari hasil peninjauannya, Rudi mengungkapkan telah ditemukan beberapa lokasi yang berpotensi terjadinya kecelakaan atau black spot. Jalur tersebut, menurut dia, berada di wilayah Sukabumi.
“Ada beberapa temuan potensi kecelakaan. Black spot itu tadi ada di Sukabumi, karena ada beberapa jalur yang sebelah kiri jalannya itu hampir bahkan sepertiganya sudah termakan longsor,” terangnya.
Tak hanya itu, Rudi juga menyebutkan adanya beberapa keluhan jalur minim penerangan yang dapat membahayakan para pemudik. Sebab itu, pihaknya akan segera mengevaluasinya dan menindaklanjuti dengan pihak terkait.
“Iya kita sudah dapat belanja masalah, istilahnya gitu. Nanti kita evaluasi sama teman-teman Polda, kemudian kita tindak lanjuti dengan stakeholder terkait. Karena ini tentunya sangat berbahaya dan dapat mengurangi minat pemudik untuk menggunakan jalur selatan ini,” pungkasnya.(gil)










