BERITACIANJUR.COM – Ratusan warga Cianjur turut larut dalam perayaan Cap Go Meh di Jalan Mangunsarkoro, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan/Kabupaten Cianjur, Jumat (6/3/2026).
Hangatnya toleransi dan kerukunan umat beragama sangat terasa, karena pertunjukkan seni termasuk atraksi barongsai hingga liong tak hanya dinikmati warga keturunan Tionghoa saja, namun juga dijadikan masyarakat musim di Cianjur sebagai momen untuk ngabuburit.
Salah seorang pengurus Barongsai Kimsay, Abil (25), mengatakan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, perayaan Cap Go Meh kali ini tampak lebih meriah. Bahkan bisa juga disebut spesial karena pertama kalinya digelar di bulan Ramadan, sehingga dapat memberikan hiburan untuk umat agama Islam saat waktu ngabuburit.
“Tadi mulainya sekitar pukul 15.00 Wib, jadi tadi banyak warga terutama umat agama Islam yang sedang ngabuburit, dan mereka tampak terhibur dengan pertunjukan barongsai serta rangkaian perayaan Cap Go Meh lainnya,” ujar Abil saat ditemui beritacianjur.com
Menurutnya, dengan digelarnya di bulan Ramadan dan saat perayaan banyak warga Cianjur terutama umat Islam yang hadir menyaksikan selama kegiatan berlangsung, bentuk toleransi antar agama begitu terasa kental.
“Di tahun ini sangat spesial, pertunjukan perayaan Cap Go Meh ini dapat menghibur warga yang tak hanya dari agama Budha saja. Artinya perayaan kali ini sangat kental dengan bentuk toleransi agama,” imbuhnya.
Abil menerangkan, perayaan Cap Go Meh ini juga merupakan sebagai momen penutupan perayaan imlek, yang digelar setiap tahun atau lebih tepatnya 15 hari setelah Hari Imlek.
“Ini perayaan rutin setiap tahunnya, dan tadi ada atraksi barongsai hingga liong. Namun di tahun ini tidak ada pertunjukan gotong joli karena keterbatasan waktu, karena kalau sampai malam kan umat agama Islam tarawih, jadi kami menghargai itu,” terangnya.
Sementara itu, salah seorang warga asal Haurwangi, Leni Karnia (36), mengaku sangat menantikan pertunjukan barongsai di perayaan Cap Go Meh yang rutin digelar setiap tahunnya.
“Iya perayaan Cap Go Meh ini memang ditunggu-tunggu apalagi kan ada atraksi barongsainya, nah kan apalagi buat anak-anak itu sangat menghibur, makanya saya juga bawa anak-anak menonton barongsai tadi,” paparnya.
Bahkan menurut dia, dengan acara yang digelar saat menjelang waktu berbuka puasa, perayaan Cap Go Meh ini menjadi sangat cocok untuk dinikmati saat waktu ngabuburit.
“Sekalian ngabuburit juga tadi tuh sama keluarga, walaupun agak jauh tapi memang kami sengaja datang ke sini untuk melihat atraksi barongsai, dan memang menghibur. Tadi aja ramai banget warga berdatangan,” pungkasnya.(gil)










