Ingatkan Penerapan Jam Malam, Disdikpora Panggil Sekolah yang Siswanya Terlibat Duel Maut

BERITACIANJUR.COM – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, mengeklaim sudah memanggil pihak sekolah yang siswanya terlibat duel maut pelajar di Jembatan Parigi, Kecamatan Leles, Cianjur.

Menurutnya, pemanggilan tersebut dilakukan untuk memintai keterangan lengkap terkait kronologis kejadian yang menewaskan 1 orang pelajar.

“Kami sudah melakukan pemanggilan terhadap sekolah dan sudah berkomunikasi langsung. Saat ini kami tinggal menunggu hasil keterangannya karena bagaimanapun kita harus mendapatkan data yang valid,” ujar Ruhli kepada wartawan, Rabu (23/7/2025).

Untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali, Ruhli mengimbau kepada seluruh satuan di wilayah kecamatan untuk terus berkolaborasi dan berkoordinasi dalam menerapkan jam malam.

“Semoga dengan adanya surat edaran jam malam ini akan lebih efektif, sehingga terjalin juga komunikasi, kolaborasi dan koordinasi antara seluruh pihak baik pemerintah maupun masyarakat,” katanya.

Tak hanya itu, Ruhli juga mengingatkan seluruh petugas satuan Disdikpora Cianjur untuk selalu stand by di call center, baik yang tersedia di lingkungan sekolah maupun di luar jam sekolah.

“Jadi orangtua dan seluruh masyarakat bisa berkomunikasi melalui call center yang tersedia di luar jam sekolah, untuk menangani apabila ada kejadian yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, duel berujung maut. Itulah yang terjadi di kawasan jembatan Parigi, Kecamatan Leles, Cianjur. Seorang remaja yang terlibat perkelahian tewas usai terjatuh dari jembatan.
Peristiwa tersebut sempat terekam video dan tersebar di media sosial. Dalam video yang berdurasi 1 menit 17 detik, terlihat sejumlah remaja pria melakukan perkelahian di atas jembatan.

Bukannya melerai, teman-temannya yang berada di lokasi malah merekam insiden tersebut, bahkan sesekali mereka terdengar memberikan teriakan dukungan kepada sejumlah remaja yang berduel.

Hingga di akhir menit video tersebut, tampak sekilas 2 orang di antaranya diduga terjatuh dari jembatan dan membuat seluruh teman-temannya panik.

Kapolsek Agrabinta, AKP A Nanda Rihardja, membenarkan adanya aksi perkelahian sejumlah remaja tersebut yang terjadi pada Jumat (18/7/2025) malam.(gil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *