BERITACIANJUR.COM – Ruas jalan di wilayah Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Cianjur, tertutup tanah merah yang membuat permukaan jalan licin dan membahayakan pengendara.
Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh akibat kondisi tersebut. Termasuk pada Sabtu (11/4/2026), seorang pengendara terjatuh hingga mengalami luka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun beritacianjur.com, tanah merah yang tercecer ke jalan itu berasal dari pengerjaan perataan lapang desa.
Menanggapi hal tersebut, Camat Mande, Epi Rusmana, mengatakan akan segera memanggil kepala desa setempat terkait proyek atau pengerjaan lapang desa.
“Agar pengerjaannya (pemerataan tanah) diperbaiki dan tidak menimbulkan tumpukan tanah ke jalan utama, saya akan panggil (kepala desa),“ ujarnya.
Sementara itu, seorang pengendara motor, Farhan (30), menyebutkan kondisi jalan yang dipenuhi tanah sudah terjadi sejak beberapa hari lalu.
“Selain membahayakan bagi pengendara motor karena tidak sedikit yang terjatuh karena jalanan licin, tanah merah juga mengotori jalan. Jadi kondisinya banyak gundukan tanah, jalan jadi bergelombang dan licin, apalagi saat hujan. Tadi saja ada yang jatuh sampai luka-luka,“ ungkapnya.
Terpisah, Kapolsek Mande, AKP Yudi Heryanadi, membenarkan bahwa kondisi jalan yang tertutup tanah tersebut akibat adanya aktivitas truk yang mengangkut tanah dari lapang desa di wilayah Bobojong.
“Setelah dikonfrimasi, ternyata ada pengerjaan perataan tanah lapang desa. Truk yang mengangkut tanah dari lapang lalu tanahnya terjatuh saat melintasi jalan utama,“ terangnya.
Dikarenakan mengganggu pengendara yang melintas, pihaknya mengaku sudah meminta desa untuk segera membersihkan tanah yang berceceran ke jalan.
“Jalan ini kan milik bersama dan harus dijaga. Makanya saya minta pihak desa atau yang mengerjakan kegiatan tersebut untuk membersihkan tanah. Bahkan dari Bhabinkamtibmas beberapa kali mendatangi lokasi, karena jalan jadi kotor dan membahayakan pengendara,“ pungkasnya.(gil)







