BERITACIANJUR.COM – Kecelakaan maut terjadi di Desa Margaluyu, Kecamatan Tanggeung, Cianjur, Selasa (2/4/2024). Akibat jembatan kayu yang dilalui ambruk, truk bermuatan kelapa terjun ke sungai dengan ketinggian 6 meter.
Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 19.00 Wib tersebut menyebabkan satu orang tewas dan 5 lainnya mengalami luka-luka.
Kapolsek Tanggeung AKP Deden Hermansyah mengatakan, kejadian bermula ketika truk melaju dari arah Desa Karangtengah menuju Desa Margaluyu Kecamatan Tanggeng. Namun truk bermuatan kelapa itu memaksakan untuk melintasi jembatan darurat yang dibangun menggunakan kayu dan batang kelapa.
“Mungkin niatnya motong jalan. Truk tersebut melintas ke jalan yang biasanya hanya dilalui sepeda motor. Karena Jembatan Cilangkap yang pernah ambruk dibangun lagi dengan secara darurat untuk kendaraan kecil,” ujarnya, Selasa (2/4/2024).
Karena tak mampu menahan beban berat dengan muatan kelapa, satu sopir dan enam penumpang, sambung dia, saat truk melintas tiba-tiba jembatannya ambruk dan akhirnya truk terjun ke sungai dengan ketinggian 6 meter.
“Jadi terjun atau jatuhnya bagian kepala terlebih dahulu, sehingga penumpang di bagian depan terjepit setelah truk terjun ke sungai yang sedang surut tersebut,” jelasnya.
Ia menyebutkan, korban yang meninggal dunia merupakan penumpang karena terjepit badan truk. “Sedangkan untuk sopir dan empat penumpang lainnya mengalami luka-luka. Sekarang sudah dibawa ke puskesmas dan sebagian dirujuk ke rumah sakit,” sebutnya.
Menurutnya, jalur tersebut memang sudah tidak digunakan sebagai akses utama, terlebih untuk kendaraan bermuatan berat. Pasalnya sejak enam tahun lalu jembatannya rusak dan diperbaiki secara darurat untuk akses sepeda motor.
“Jadi jembatan itu memang tidak untuk kendaraan berat karena bahannya dari kayu. Kalau sepeda motor dan mobil kecil masih bisa meskipun rawan. Sedangkan kendaraan besar itu biasanya lewat jalan utama, hanya selisih 2-3 kilometer jarak tempuhnya. Tapi mungkin karena ingin cepat, jadi ambil jalan memotong ke jalur tersebut,” paparnya.
Saat ini petugas masih berusaha untuk mengevakuasi truk yang masuk ke dasar sungai. “Kita upayakan evakuasi. Tapi kemungkinan satu atau dua hari, karena sungainya dalam dan medannya terjal. Hingga pukul 23.00 Wib badan truk masih di dasar sungai,” pungkasnya.(iky)







