BERITACIANJUR.COM – Dalam rangka memaksimalkan kemandirian jam’iyah dan jemaah Nahdlatul Ulama (NU) khususnya dalam bidang ekonomi, Pengurus Cabang NU (PCNU) Kabupaten Cianjur menggagas pendirian koperasi syariah.
Rapat sosialisasi koperasi dan pembentukan kopsyah tersebut dihelat di Kantor PCNU Cianjur, Minggu (15/12/2024), dengan menghadirkan penyuluh dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Menenangan Perdagangan dan Perindustrian (Diskuperdagin) Cianjur, Azis Muslim dan Salman.
“Kami berharap koperasi syariah yang dibentuk oleh PCNU Cianjur menjadi langkah awal dalam rangka memajukan warga nahdliyyin di Kabupaten Cianjur dalam bidang kemandirian ekonomi. Hal yang paling penting, dari koperasi itu adalah konsep kebersamaan, satu visi satu misi dalam membesarkan koperasi,” ujar Salman saat diskusi dengan pengurus PCNU Cianjur.
Ia memaparkan, NU merupakan organisasi sosial keagamaan (Jam’iyah Diniyah Ijtima’iyah) terbesar di Indonesia bahkan di dunia, di mana 56,9% dari 284 juta lebih masyarakat Indonesia merupakan pengikut dari organisasi ini.
Sebagai sebuah organisasi besar, sambung dia, NU menjadikan tujuan bersama sebagai bagian dari golongannya. Khususnya dalam ekonomi, NU melakukan berbagai pembinaan kepada masyarakat lemah seperti petani, nelayan, para usaha-usaha kecil juga industri kecil yang sedang berjalan untuk meningkatkan kembali produktivitasnya. Selain itu, NU juga mendirikan beberapa koperasi yang pada dasarnya benar-benar berdasarkan asas demokrasi serta keadilan sosial dan tentunya sesuai dengan prinsip syariah.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kab Cianjur, Deden Usman Ridwan mengatakan, koperasi dibutuhkan dalam rangka merealisasikan program kerja PCNU kabupaten Cianjur.
“Kami ingin merealisasikan program kerja hasil Rakercab Pada tahun 2023 lalu, yaitu mendirikan dan mengembangkan Koperasi NU Cianjur, Pusat Koperasi Pondok Pesantren (Puskopontren), serta dalam rangka memperkuat ekonomi warga nahdliyyin di kabupaten Cianjur,” ungkapnya.
Ia menilai, NU memiliki potensi yang luar biasa dengan jumlah pengurus sekitar 6.000 orang lebih dari mulai tingkat cabang/PC Kecamatan/MWC hingga ke tingkat ranting/PR. Tak itu, NU juga memiliki potensi jemaah, yakni sekitar 85% warga Cianjur merupakan warga atau jemaah NU.
“Oleh karena itu kami ingin warga NU lebih berdaya khususnya dalam bidang ekonomi melalui pembentukan koperasi syariah. Semoga dengan adanya koperasi syariah ini bisa memberikan manfaat untuk warga kabupaten Cianjur,” tutupnya.(gil)







