Merasa Diintimidasi, Kades Sukaluyu Batalkan Surat Pengunduran Jabatan Usai Didemo Warganya

BERITACIANJUR.COM – Merasa diintimidasi, Uher Suherman membatalkan pengunduran dirinya usai menandatangani surat di atas materai yang merujuk lengser dari jabatan Kepala Desa (Kades) Sukaluyu.

Kades Sukaluyu Uher Suherman, mengatakan pencabutan surat pengunduran dirinya dilakukan, lantaran pada saat menandatangani surat lengsernya dari jabatan kades dalam keadaan tekanan.

“Waktu itu saya dalam tekanan pendemo, juga ada ancaman dan menghindari tindakan anarkis,” ujar Suherman, Rabu (21/8/2024).

IMG 20240819 113130

Maka dari itu, lanjutnya, dengan didampingi kuasa hukumnya, Uher telah resmi mencabut pengunduran dirinya sebagai Kades Sukaluyu.

“Saya dengan resmi bersama kuasa hukum, saya mencabut surat pengunduran diri yang sempat ditandatangani saat aksi unjuk rasa di kantor desa,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Kuasa Hukum Kades Sukaluyu, D Muharam Djunaedi menilai, mekanisme pelengseran Kades Sukaluyu lewat aksi unjuk rasa menjadi sebuah preseden buruk.

“Kan harus jelas mengundurkan diri itu karena apa, bukan hanya dengan aksi unjuk rasa lalu menekan kades menandatangani surat pengunduran diri,” singkatnya.

Sebelumnya diberitakan, ratusan warga melakukan aksi unjuk rasa menuntut Kepala Desa Sukaluyu, Uher Suherman untuk mundur dari jabatannya, Senin (19/8/2024).

Hal tersebut dipicu karena Uher telah menimbun ratusan sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di kediamannya hingga videonya viral di media sosial.

Pengunduran diri Uher pun diumumkan melalui selembar kertas dari hasil audensi yang dilakukan oleh para perangkat desa di hadapan ratusan warga Sukaluyu.(gil/gap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *