BERITACIANJUR.COM – Akibat rem blong, sopir truk tabrak tiga pengendara motor di Jalan Dr Muwardi Bypass, tepatnya di Kampung Sayang, Kelurahan Bojongherang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Selasa (25/6/2024), sekitar pukul 15.30 Wib.
Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Anjar Maulana mengatakan, kecelakaan itu bermula ketika truk bernopol D 8493 FI yang dikendarai oleh Hilman (38) melaju dari arah bunderan Tugu Lampu Gentur menuju Tugu Tauco.
Kemudian, saat melintas di Jalan Dr Muwardi dalam kondisi macet dan jalur lurus, rem truk itu tiba-tiba tidak berfungsi, sehingga menabrak sepeda motor Honda Vario bernopol F 4046 WAS dikendarai Tedi Setiawan (36) yang berada di depan truk tersebut.
“Kemudian, terdorong ke depan sehingga menabrak kendaraan motor Honda Vario bernopol F 5730 WAH yang dikendarai Ayu Lestari (25) yang membonceng Ayu Mentari Mariam (31),” ujar Anjar, Selasa (25/6/2024).
Karena kendaraan tersebut terdorong, lanjutnya, sepeda motor yang dikendarai Ayu Lestari juga menabrak pengendara motor Yamaha XSR bernopol F 5422 WAV oleh Al Razzy Taufik (16).
“Pengendara motor Yamaha itu juga tengah berkendara di jalur yang sama dengan berada di depannya, sehingga menjadi korban tabrakan beruntun,” paparnya.
“Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, hanya saja empat orang mengalami luka ringan dan kendaraan mengalami rusak parah dan kerugian ditaksir mencapai Rp15 juta,” tambahnya.
Sementara itu, saksi mata sekaligus penjaga warung makan yang berada di dekat lokasi kejadian, Neneng Nurjanah (40) mengaku, melihat jelas ketika truk menabrak tiga pemotor itu bahkan hingga hampir terlindas.
“Iya kejadiannya tepat di depan warung makan saya, tiba-tiba ada truk dengan kencang menabrak ketiga motor tersebut,” imbuhnya.
Ia menuturkan, beruntung petugas cepat datang ke lokasi dan menangani peristiwa kecelakaan tersebut.
“Karena kondisi jalan yang macet akan terus terjadi jika tidak ada petugas yang mengamankan,” tuturnya.
Ia menambahkan, di lokasi tersebut memang kerap terjadi kecelakaan karena kondisi jalan yang sering macet dan sempit. Bahkan pernah terjadi hingga menelan korban jiwa.
“Di sini mah memang sering kecelakaan, karena jalan macet dan sempit. Saya pernah dulu juga lihat kecelakaan yang sampai ada korban jiwanya,” pungkasnya.(gil/gap)







