BERITACIANJUR.COM – Tower setinggi 60 meter yang roboh akibat diterjang angin kencang menimpa seorang bocah berusia 11 tahun dan dua rumah warga di Kampung Cipicung, Desa Girimukti, Kecamatan Pasirkuda, Cianjur, Sabtu (24/1/2026).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Iwan Karyadi, mengatakan bocah berinisial MRP (11) yang tertimpa tower meninggal dunia.
“Saat kejadian korban sedang bermain di halaman rumahnya, tiba-tiba tower roboh dan menimpanya. Robohnya tower juga menyebabkan dua rumah warga rusak,“ ujarnya.
Menanggapi peristiwa duka tersebut, Iwan mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terutama saat datang angin kencang, untuk tidak berada di dekat tiang atau tower serta pohon.
“Kami imbau agar waspada karena angin kencang kemungkinan masih ada dalam beberapa hari ke depan. Tadi, selain di Pasirkuda, angin kencang juga menyebabkan pohon dan tiang listrik tumbang di Kecamatan Cijati dan Sindangbarang. Kejadian itu menyebabkan akses jalan tertutup, tapi sudah ditangani,” paparnya.
Terpisah, Kapolsek Tanggeung, AKP Dedi Suryaman, menyebutkan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti robohnya tower yang menewaskan seorang bocah dan merusak dua rumah warga.
“Bocah yang meninggal dunia mengalami luka parah di kepala, tangan kiri dan kaki kanan patah. Selain diduga akibat angin kencang, kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam soal penyebab pasti robohnya tower. Tali sling yang menahan dan menopang tower putus,“ ungkapnya.(gil)








