BERITACIANJUR.COM – Selama bulan suci Ramadan, volume sampah di Cianjur mencapai 380 ton per harinya. Angka tersebut mengalami peningkatan drastis jika dibandingkan dengan hari-hari biasa.
“Kalau hari hari-hari biasa, sampah per harinya sekitar 350 ton. Selama Ramadan, volumenya meningkat jadi 380 ton. Jadi ada peningkatan volume berkisar 26 hingga 30 ton,“ ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cianjur, Komarudin, Minggu (30/3/2025) malam.
Ia mengatakan, peningkatan volume sampah tersebut merata terjadi di berbagai wilayah, mulai dari Cipanas hingga Cianjur, Gekbrong hingga Cianjur serta Haurwangi hingga Cianjur.
Menurutnya, peningkatan volume sampah tersebut disebabkan oleh maraknya bazar UMKM dan meningkatnya aktivitas kuliner selama Ramadan.
“Peningkatan sampah dari bazar UMKM saja mencapai 15 persen per hari, terutama dari sampah plastik. Sementara itu, sampah rumah tangga didominasi oleh sampah organic,” ujarnya, Minggu (30/3/2025) malam.
Untuk mengatasi lonjakan sampah, sambung dia, DLH telah menyesuaikan jadwal pengangkutan sampah menjadi tiga kali sehari, yakni pukul 20.00 Wib hingga 00.00 Wib, pukul 01.00 Wib hingga 05.00 Wib, serta pukul 08.00 hingga 10.00 Wib.
“Sebanyak 14 armada dikerahkan untuk memastikan sampah terangkut dengan optimal,“ sebutnya.
Menurutnya, dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kali ini DLH Cianjur meningkatkan frekuensi pengangkutan agar kebersihan tetap terjaga, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 h.
“Pada malam takbiran, seluruh armada akan dikerahkan untuk mengangkut sampah yang menumpuk di jalan agar pada pagi hari saat salat Idul Fitri, jalanan bersih dari sampah. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk membuang sampah sebelum pukul 05.00 Wib (31/3/2025) agar dapat segera diangkut,” pungkasnya.(iky)










