BERITACIANJUR.COM – Peristiwa duka terjadi di Gunung Gede Pangrango, Selasa (28/5/2024). Pendaki asal Jakarta Timur, Henry Tjoa meninggal dunia saat buang air di toilet pos pendakian.
Hal tersebut dibenarkan Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) Sapto Aji. Jenazah dibawa ke rumah sakit untuk memastikan penyebab kematiannya.
“Pendaki tersebut naik ke Gunung Gede Pangrango bersama dua temannya via jalur Gunung Putri pada Senin (27/5/2024). Mereka turun pada Selasa (28/5/2024) sore melalui jalur yang sama,” ujarnya.
Setelah sampai di pintu keluar pos baru Gunung Putri, sambung dia pendaki tersebut pergi ke toilet untuk buang air. Namun saat ditunggu temannya, Henry tak kunjung ke luar.
“Saat dicek ternyata yang bersangkutan sudah tergeletak di kamar mandi dan setelah dicek tidak ada denyut nadi. Tim Balai Besar pun melakukan evakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Cimacan untuk dilakukan visum. Selanjutnya kami berkoordinasi dengan Polsek Pacet untuk penanganan lebih lanjut,” paparnya.
Sementara itu, Kapolsek Pacet AKP Hima Rawalasi mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan oleh RSUD Cimacan. “Sudah evakuasi dan sekarang korban ada di RSUD Cimacan. Perkiraan karena sakit,” pungkasnya.(gil)










