oleh

Sidak Pabrik Obat di Cianjur, Kabareskrim Pastikan Peredaran Obat Lancar dan Terjangkau Masyarakat

BERITACIANJUR.COM – PABRIK obat di Kecamatan Pacet Cianjur disidak Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Agus Andrianto, Jumat (9/7/2021).

Puluhan dus berisi obat-obatan untuk pasien Covid-19 yang diduga telah lama tersimpan dan tak kunjung didistribusikan, terlihat menumpuk di sebuah ruangan dan dipasang garis polisi.

Konjem Agus mengatakan, kegiatan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Pyridam Farma tersebut bertujuan memastikan peredaran obat-obatan, terutama empat jenis obat yang jadi fokus dan dibutuhkan masyarakat saat ini. Pihaknya juga ingin memastikan agar obat dapat terjangkau oleh masyarakat.

Tak hanya sekadar memastikan ketersediaan stok dan pendistribusian, sambung dia, dari hasil sidak tersebut juga pihaknya menyarankan Kementerian Kesehatan agar segera mengeluarkan surat edaran yang berkaitan dengan kebijakan untuk memangkas jalan distribusi obat.

“Mendorong Kemenkes untuk segera mengeluarka surat edaran, bahwa boleh dicoret, namun nantinya di dalam invoice harganya harus seusai HET (harga eceran tertinggi) yang telah ditetapkan pemerintah,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Cianjur AKBP Mochamd Rifai menjelaskan, sidak tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok obat untuk pasien Covid-19 serta pendistribusiannya ke apotek.

“Jangan sampai obat-obatan menjadi sulit karena ada keterlambatan pendistribusian atau kekurangan stok, makanya dicek,” kata dia.

Terkait adanya puluhan dus obat jenis Azithromycin yang dipasangi garis polisi, Rifai menyebutkan bukan merupakan barang sitaan untuk tindak pidana penimbunan, melainkan menjadi prioritas untuk diedarkan.

Dia menjelaskan, obat tersebut saat ini seharusnya sudah didistribusikan, namun lantaran adanya perubahan HET dan izin edar sehingga obat tersebut tertahan.

“Pemasangan garis polisi tersebut, tidak dalam proses penindakan atau pidana. Namun agar proses pendistribusian obat-obatan itu untuk disegerakan. Seperti yang disampaikan Kabareskrim, akan diusahakan supaya bisa ccepat diproses dan didistribusikan sehingga ketersediaan obat aman,” pungkasnya.(dra)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *