Update Hari Ini, Ada 248 Gempa Susulan dan 650 Ibu Hamil yang Mengungsi

BERITACIANJUR.COM – BADAN Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) melakukan pendataan seluruh tempat pengungsian akibat gempa Cianjur. BNPB mencatat, terdapat 110 titik pengungsian yang tersebar di 15 kecamatan.

Kepala BNPB, Suharyanto menegaskan, dalam pendataan tersebut dilakukan secara detail hingga identitas beserta umur para pengungsi. Sebagai contoh, terdata sebanyak 650 ibu hamil yang mengungsi, 34 orang penyandang disabilitas serta terdapat 22.071 pengungsi perempuan.

“Semuanya terdata. Data ini dipastikan akan terus berkembang karena kami masih terus melakukan pendataan. Pendataan ini juga berkaitan dengan pendistribusian. Perlu tenaga ekstra untuk mendistribusikan. Semoga 60 ribu lebih korban bisa terlayani maksimal. Pendistribusian logistik berjalan semakin baik,” ujarnya saat konferensi pers di Pendopo Cianjur, Jumat (25/11/2022).

Sementara itu, Deputi Bidang Geofisika BMKG, Suko Prayitno Adi menyampaikan, pada Jumat (25/11/2022) hingga pukul 17.00 Wib, sebanyak 248 kali gempa susulan terjadi, dari yang terbesar bermagnitudo 4,2 hingga yang terkecil 1,2.

“Gempa susulan sebenarnya kecil, tapi karena hujan terus turun, kondisi tanah menjadi gembur sehingga ada goyangan sedikit terpengaruh. Namun bisa dipastikan gempa susulan terjadi tidak menambah jumlah kerusakan. Kondisi hujan seperti hari diprediksi masih terjadi hingga besok,” tutupnya.(gie)

Baca Juga  CRC: Satu per Satu Kami Bongkar Kerancuan Bantahan Kuasa Hukum Plt Bupati Cianjur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.