BERITACIANJUR.COM – Aksi sopir angkutan kota (angkot) membubarkan sejumlah pelajar yang tengah melakukan perang sarung viral di media sosial.
Diketahui, kejadian tersebut terjadi di Jalan Pasir Kampung, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, jelang waktu sahur, Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 01.00 Wib dini hari.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah anak-anak tengah melakukan perkelahian tepat di tengah badan jalan, dan terlihat juga beberapa anak yang memukul menggunakan sarung yang dibawanya.
Hingga di akhir video, terlihat salah seorang anak yang menggunakan kaos hitam berada dalam posisi tersungkur di tengah perkelahian. Aksi perkelahian sejumlah anak-anak yang terindikasi pelajar tersebut akhirnya dibubarkan oleh sopir angkot yang tengah melintas di jalur tersebut.
Kapolsek Pacet, AKP Amir Said membenarkan adanya sejumlah pelajar yang tengah melakukan perang sarung tersebut. Menurutnya, peristiwa itu terjadi ketika menjelang waktu sahur.
“Iya betul kejadiannya subuh tadi dan terindikasi yang di dalam video itu merupakan pelajar. Kejadiannya singkat karena dibubarkan oleh pengemudi angkot yang lagi lewat,” ujar Amir saat dihubungi beritacianjur.com.
Mengingat aksi perang sarung tersebut sempat ramai di medsos, sambungnya, pihaknya pun langsung mengerahkan anggota untuk melakukan penelusuran ke lokasi.
“Setelah ditelusuri, tidak ada satu pun warga sekitar yang mengenali sejumlah anak-anak yang terlibat tawuran, atau perang sarung. Dari kejadian ini juga tidak ada yang lapor menjadi korban atau ada fasilitas yang dirusak,” ungkapnya.
Untuk mengantisipasi perang sarung kembali terjadi, pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan terutama di jam rawan atau saat menjelang waktu sahur.
“Iya sesuai arahan dari Kapolres Cianjur, kami akan terus melakukan patroli di jam rawan untuk mengantisipasi perang sarung dan kejadian lainnya,” pungkasnya.(gil/gap)







