Viral Video Ibu-ibu di Cibeber Kecewa Posisinya sebagai Kader Pos KB Digantikan Timses Bupati, DPPKBP3A Belum Berkomentar

BERITACIANJUR.COM – Sebuah video beredar di media sosial menampilkan aksi sejumlah ibu-ibu yang menunjukkan kekecewaannya, karena posisinya sebagai kader Pos KB di Kecamatan Cibeber tiba-tiba digantikan secara sepihak.

Dalam video yang diunggah akun TikTok vieboengsoe pada Jumat (3/4/2026), ibu-ibu tersebut terlihat mengembalikan baju berwarna pink dan bergambar Wahyu-Ramzi, lalu menyimpannya ke sebuah dus.

“Terima kasih Pak Bupati, kami Pos KB Kecamatan Cibeber sudah bapak ganti dengan pendukung bapak atau timses bapak dengan dalih efisiensi,“ tulis akun TikTok vieboengsoe.

Mereka meluapkan kekecewaannya karena setelah sepenuh hati menjabat sebagai Pos KB selama bertahun-tahun, namun tiba-tiba diberhentikan secara sepihak.

“Hari ini kami kembalikan baju kebanggan kami sewaktu bapak (Bupati Cianjur) datang ke kecamatan kami. Terima kasih,“ tulisnya.

Sontak, video tersebut menuai beragam reaksi di kolom komentar. Mulai dari komentar yang mempertanyakan sikap bupati, doa dan dukungan, menyampaikan turut berduka, serta berbagai komentar lainnya.

“Saya sangat sedih mendengar sebagai mantan PLKB,“ tulis akun TikTok Aguslaeli77.

“Sama bun, saya dan rekan-rekan saya juga pernah senasib sama seperti itu ibu,“ tulis akun TikTok Kunaeni26.

“Jadi dokter wahyu seperti itu? Di Channel na mah nu diposting pencapaian-pencapaian wae nya,“ tulis akun Tiktok Abdul Jabar.

“Ya Allah miris banget dengan Cianjur. Sabar ya ibu-ibu semoga rezeki berlimpah ruah dari arah manapun. Sedih aku bisa merasakannya,“ tulis Akun TikTok nurierahma.

Video tersebut juga memunculkan kekhawatiran kader dari daerah lain yang khawatir bisa bernasib serupa. Bahkan ada juga komentar yang menyebutkan terkait insentif kader yang sudah tiga bulan belum dibayarkan.

“Insentif untuk kader di daerah aku sudah tiga bulan sampai dengan sekarang yang bulan April belum juga keluar. Apakah sama akan tergantikan?“ tulis akun TikTok evie0731.

Menanggapi informasi dari video tersebut, beritacianjur.com mencoba mengonfirmasi Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Cianjur, Sabtu (4/4/2026).

Namun setelah dihubungi wartawan melalui telpon dan pesan WhatsApp, baik Kepala DPPKBP3A Cianjur, Nurdiati; Sekretaris DPPKBP3A, Dewi Sartika; maupun Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DPPKBP3A Cianjur, Hana Rosana, belum memberikan tanggapan.(gil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *