BERITACIANJUR.COM – Polisi mengamankan 10 orang pelajar yang terlibat dalam duel gladiator siswa SMP versus SMA di Kampung Sedekan, Desa Mekarlaksana, Kecamatan Sindangbarang, Cianjur.
Kapolsek Sindangbarang, AKP Dadang Rustandi, menyebutkan 10 pelajar yang diamankan terdiri dari enam siswa SMP dan empat siswa SMA.
“Saat ini sudah ada yang diamankan sebanyak 10 orang. Rencananya kami akan serahkan ke Satreskrim Polres Cianjur untuk segera diminta keterangan lebih lanjut,” ujar Dadang saat dihubungi beritacianjur.com, Rabu (21/1/2026).
Seluruh pelajar tersebut diamankan setelah pihaknya berhasil mengidentifikasi identitas pelajar yang terlibat aksi duel gladiator. Sebelumnya akhirnya diamankan, pihak kepolisian juga sempat memanggil para orangtua.
Dadang mengatakan, saat ini satu siswa yang mengalami patah tulang kaki usai ditabrak sepeda motor masih menjalani perawatan di rumahnya.
“Untuk pelajar yang mengalami patah tulang kaki masih belum kami jemput untuk dimintai keterangan, karena saat ini kondisinya masih perlu beristirahat,” imbuhnya.
Kesepuluh pelajar tersebut, lanjut dia, masih berstatus sebagai saksi dan belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. “Semuanya sedang diberangkatkan ke Polres Cianjur,“ sebutnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang siswa SMA mengalami patah tulang usai terlibat duel gladiator antara pelajar SMPN 1 Cibinong dengan SMA Citra Nusantara, di Kampung Sedekan, Desa Mekarlaksana, Kecamatan Sindangbarang, Cianjur.
Aksi duel tersebut terekam dalam video yang viral di media sosial. Terlihat sejumlah pelajar tengah melakukan perkelahian dua orang lawan dua orang.
Pelajar yang diketahui dari SMA Citra Nusantara tampak tampak dipukuli oleh siswa SMPN 1 Cibinong secara bertubi-tubi, hingga akhirnya dilerai oleh seorang yang mengabadikan momen tersebut.
Dadang membenarkan adanya peristiwa perkelahian gladiator antar siswa dari dua sekolah tersebut. Menurutnya, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 22.00 Wib.(gil)









