Dinamika Politiknya Kencang, Ini Pesan KPU Jabar untuk KPU Cianjur

BERITACIANJUR.COM – Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat, Hedi Ardia menilai, Kabupaten Cianjur merupakan salah satu daerah yang dinamika politiknya lumayan kencang.

Menurutnya, hal tersebut perlu menjadi perhatian bagi para penyelenggara pemilunya terutama jajaran KPU Cianjur, agar mempersiapkan semua tahapan lebih matang dan lebih baik.

“Hal itu perlu dilakukan agar bisa diminimalisir hal-hal yang dianggap ke luar dari jadwal tahapan atau ketentuan regulasi baik itu di Undang-Undang atau pun di PKPU,” ujarnya kepada beritacianjur.com, saat acara peluncuran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur di Lapangan Prawatasari, Joglo, Cianjur, Minggu (2/6/2024).

Terkait acara peluncuran, Hedi mengatakan, hal itu dalam rangka membangkitkan warga Cianjur akan adanya pemilihan gubernur dan bupati termasuk Bupati dan Wakil Bupati Cianjur pada 27 november 2024 mendatang.

Sementara itu, Direktur Cianjur Riset Center (CRC), Anton Ramadhan menilai kinerja KPU Cianjur khususnya dalam hal sosialisasi sangat buruk. Terbukti, sambung dia, saat acara peluncuran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur di Lapangan Joglo, hanya sedikit masyarakat yang hadir.

“Anggaran ratusan juta, tapi masyarakat yang terlibat minim sekali. Bahkan diduga masyarakat yang hadir bukan sengaja atau tahu sebelumnya akan ada acara KPU, tapi mereka yang hadir karena niatnya mau olahraga. Ini sangat parah,” ungkapnya, Senin (3/6/2024).

Menanggapi pesan dari KPU Jabar untuk KPU Cianjur, Anton menilai, seharusnya acara peluncuran di Joglo kemarin juga menjadi perhatian untuk KPU Jabar. Pasalnya, apa yang dilakukan KPU Cianjur pada kegiatan tersebut diduga hanya untuk menjalankan program saja tanpa memerhatikan keterlibatan publik.

“Istilahnya mungkin biar bisa meng-SPJ-kan anggarannya saja atau hanya sekadar menjalankan program, itu dugaannya. Soalnya, jika benar KPU serius dalam sosialisasi, harusnya bisa mengajak masyarakat secara maksimal hadir dalam acara peluncuran kemarin,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Peluncuran Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur 2024 di Lapang Prawatasari Joglo Cianjur, Minggu (2/6/2024), menghabiskan anggaran Rp250-280 Juta.

Hal tersebut disampaikan Kepala Divisi Informasi dan Humas KPU Kabupaten Cianjur, Fikri Audah Nsy. Menurutnya, anggaran tersebut digunakan untuk merekrut talent, artis lokal, artis nasional, pemenang sayembara serta kegiatan teknis lainnya.

Dari hasil pertimbangan, sambung dia, KPU Cianjur memilih di tempat terbuka agar peluncuran sosialisasi ini mendapatkan banyak atensi dari masyarakat. Pasalnya, apabila digelar di lokasi tertutup, kegiatan akan terkesan eksklusif dan minim partisipasi dari warga Cianjur.

“Jadi yang hadir tidak hanya tamu undangan saja, kita ingin masyarakat langsung hadir, mengetahui dan ikut berpartisipasi dalam acara peluncuran. Selain itu diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Cianjur terhadap Pilkada 2024 nanti,” pungkasnya.(gil/gie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *