BERITACIANJUR.COM – Memastikan keandalan pasokan listrik selama masa Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1446 H, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cianjur menggelar Apel Siaga Kelistrikan yang diikuti oleh ratusan personel dari seluruh Unit Layanan Pelanggan (ULP) di wilayah kerja PLN UP3 Cianjur.
Apel siaga ini merupakan bagian dari langkah strategis PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional, khususnya di momen penting yang menjadi puncak mobilitas dan aktivitas masyarakat. Dengan tema “Siaga Ramadan dan Idul Fitri 1446 H”, apel ini menandai dimulainya masa siaga yang berlangsung dari tanggal 17 Maret hingga 11 April 2025.
Manager PLN UP3 Cianjur, Andre Pratama Djatmiko menjelaskan, seluruh jajaran telah melakukan serangkaian persiapan teknis dan non-teknis demi memastikan kelistrikan berjalan aman dan andal.
“Hari Raya Idul Fitri adalah momen spesial bagi seluruh masyarakat Indonesia. Di PLN, kami sadar betul akan pentingnya keandalan listrik pada momen seperti ini. Karena itu, kami tidak ingin ada ruang untuk gangguan. Seluruh personel kami telah disiagakan, posko-posko telah dipersiapkan, dan peralatan pendukung telah dipastikan dalam kondisi siap pakai,” jelas Andre.
Sebanyak 301 personel siaga diterjunkan, yang terdiri dari 27 pegawai, 266 petugas pelayanan teknik (yantek), dan 8 personel PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan). Mereka akan bersiaga selama 24 jam dalam tiga shift setiap harinya, didukung oleh armada sebanyak 30 mobil, 34 sepeda motor, 12 unit genset, dan 4 unit UGB.
Untuk mendukung layanan kelistrikan selama masa siaga, PLN UP3 Cianjur juga menyiapkan 28 Posko Siaga, termasuk 4 posko di titik jalur mudik strategis seperti Posko Cimacan, Posko Cianjur Kota, Posko Ciranjang, dan Posko Sindangbarang. Selain itu, sebanyak 11 masjid besar yang menjadi titik utama kegiatan keagamaan masyarakat telah menjadi fokus utama pengamanan kelistrikan.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Agung Murdifi, yang hadir secara daring menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan tim PLN UP3 Cianjur.
“Kami memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh insan PLN di UP3 Cianjur yang telah menunjukkan semangat dan kesiapan luar biasa menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ini merupakan wujud nyata dari komitmen PLN untuk hadir melayani masyarakat di setiap momen penting. Tidak hanya menjaga keandalan sistem kelistrikan, tapi juga menjaga kenyamanan dan kekhusyukan masyarakat dalam beribadah dan bersilaturahmi,” ujar Agung.
Selain kesiapan teknis, PLN UP3 Cianjur juga memastikan dukungan terhadap pengguna kendaraan listrik selama masa mudik dan arus balik Idul Fitri. Sebanyak 22 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah siap beroperasi di wilayah kerja PLN UP3 Cianjur yang meliputi 5 ULP, yaitu Cianjur Kota, Cipanas, Mande, Sukanagara, dan Tanggeung.
“Kami tidak hanya siaga dalam aspek distribusi listrik untuk rumah tangga dan rumah ibadah, tetapi juga mendukung transisi energi bersih melalui kesiapan SPKLU. Kami pastikan seluruh titik pengisian EV dalam kondisi prima dan dijaga oleh petugas siaga selama 24 jam penuh,” tambah Andre.
Lebih dari itu, PLN UP3 Cianjur juga telah melakukan kegiatan pengecekan instalasi kelistrikan di rumah ibadah yang menjadi lokasi sholat Idul Fitri, memastikan tidak adanya gangguan dari sisi instalasi pelanggan yang dapat mengganggu pelaksanaan ibadah.
Dengan daya pasok sebesar 360 MW dan beban puncak malam diprediksi mencapai 174 MW, sistem kelistrikan UP3 Cianjur berada dalam kondisi sangat aman dengan cadangan daya mencapai 186 MW. Hal ini menunjukkan kesiapan PLN untuk menghadapi lonjakan kebutuhan listrik selama momen libur panjang dan Idul Fitri.(rls)









