BERITACIANJUR.COM – Kepolisian Resor (Polres) Cianjur berhasil menangkap komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap beraksi di wilayah Puncak Cianjur dengan barang bukti 23 unit sepeda motor.
Berawal dari penangkapan pelaku berinisial DB (29) yang merupakan pria asal Kabupaten Bogor, polisi akhirnya juga menangkap pelaku berinisial AB (35). Sedangkan pelaku lainnya, HS berhasil melarikan diri.
Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, penangkapan berawal ketika adanya laporan kehilangan motor dari salah seorang warga Kecamatan Cipanas ke Mapolsek Pacet.
“Iya awalnya dari laporan warga yang kehilangan motor. Motor korban diparkirkan di halaman rumah, namun saat hendak digunakan ternyata motornya sudah hilang dan korban langsung melapor ke Mapolsek Pacet,” ujarnya, Senin (29/6/2026).
Dari laporan tersebut, sambung dia, petugas melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil mengantongi salah seorang pelaku. Alexander menyebutkan, DB ditangkap di wilayah Bogor.
“Berdasarkan keterangan DB, pencurian dilakukan bersama dua rekannya yakni AB dan HS. Setelah DB, petugas akhirnya berhasil menangkap AB, sedangkan HS berhasil kabur dan berstatus DPO,” ungkapnya.
Meski kerap beraksi di kawasan Puncak, sambung dia, para pelaku juga sempat beraksi di wilayah Bogor dan Bandung. “Total barang bukti yang diamankan berjumlah 23 sepeda motor,” sebutnya.
Alexander mengatakan, sebelum penangkapan, para pelaku berencana menjual motor hasil curiannya melalui media sosial dengan harga murah.
“Dijerat dengan Pasal 447 ayat (1) huruf F dan F Undang-undang RI nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP, para pelaku terancam hukuman pidana penjara maksimal 7 tahun dan denda maksimal Rp 500 juta,” jelasnya.
Terkait barang bukti 23 unit sepeda motor yang diamankan, Kapolsek Pacet, AKP Amir Said, menyampaikan jika ada warga yang merasa menjadi korban curanmor, dipersilakan datang ke Mapolsek Pacet untuk memeriksa dan mengambil kembali sepeda motornya yang sempat hilang.
“23 motor yang diamankan akan dikembalikan ke pemiliknya. Tadi juga sudah ada beberapa yang diserahkan secara langsung kepada pemiliknya. Untuk sisanya akan kami identifikasi siapa pemiliknya,” tutupnya.(gil)








