BERITACIANJUR.COM – Polisi membeberkan kronologis peristiwa penipuan dan penggelapan dengan modus cash on delivery (COD) sepeda motor di Kecamatan Cugenang, Cianjur.
Kanit Reskrim Polsek Cugenang, Ipda Muslikan, mengatakan kejadian tersebut bermula ketika pelaku berinisial UA (37) awalnya sepakat membeli sepeda motor korban dengan metode pembayaran COD sebesar Rp17 juta di wilayah Cugenang, pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 16.00 Wib.
Kemudian saat di lokasi pembayaran, sambung dia, alih-alih mengecek kondisi kendaraan, pelaku malah membawa kabur sepeda motor korban dan belum menyerahkan uang yang disepakati sebelumnya.
“Jadi pelaku belum menyerahkan uang kepada korban terus meminta izin untuk mencoba kendaraan dan langsung kabur membawa motor korban ke wilayah Desa Galudra, Cugenang,” ujar Muslikan saat dikonfirmasi, Rabu (1/4/2026).
Karena merasa cemas sekilgus curiga karena pelaku tak kunjung kembali, korban akhirnya mencari pelaku dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian, hingga akhirnya pelaku berhasil diringkus setelah ditemukan di jalan buntu.
“Pelaku ini mengarah ke Galudra dan melaju ke jalan buntu, dan akhirnya berhasil kami amankan,” ungkapnya.
Ia menyebutkan, saat anggota berupaya mebawa pelaku ke Mapolsek Cugenang, sempat terjadi kericuhan karena massa yang merasa emosi mencoba untuk memukuli pelaku. Namun dengan penjagaan ketat, pelaku berhasil terhindar dari amukan warga.
“Sempat ada reaksi dari warga, namun pelaku berhasil diamankan dan dibawa untuk pemeriksaan,” paparnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, sambung dia, pelaku merupakan residivis pada kasus yang sama atau pernah melalukan tindakan yang serupa beberapa waktu lalu.
“Menurut pengakuannya, baru dua TKP, di Cugenang dan Bojongpicung, dengan modus yang sama,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan di Instagram @beritacianjur.com, warga Kecamatan Cugenang, Cianjur, dihebohkan dengan penangkapan terduga pelaku penipuan dan penggelapan dengan modus cash on delivery (COD) sepeda motor, belum lama ini.
Betapa tidak, saat diringkus, terduga pelaku berinisial UA (37) sempat menjadi sasaran amukan warga yang kesal. Namun petugas berhasil mengamankan dan membawa pelaku ke kantor polisi.(gil)








