Sambut Tahun Ajaran Baru, Emak-emak Serbu Toko Seragam di Jalan Siti Jenab

BERITACIANJUR.COM – Menyambut persiapan masuk sekolah tahun ajaran baru 2026/2027 pada pekan depan, Toko Saluyu 1 dan 2 di Jalan Siti Jenab, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, mulai ramai diserbu pembeli.

Mayoritas pembeli merupakan orangtua atau emak-emak yang berburu seragam dan perlengkapan sekolah lainnya untuk anak mereka.

Pantauan beritacianjur.com di lokasi pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 10.00 Wib, aktivitas jual beli berlangsung ramai.

Pemilik Toko Saluyu 1 dan 2, Sri, mengatakan peningkatan jumlah pembeli mulai terasa sejak pertengahan Juni atau setelah pembagian rapor sekolah.

Menurutnya, seragam Sekolah Dasar (SD) menjadi produk yang paling banyak dicari masyarakat.

“Yang paling banyak dicari itu seragam Sekolah Dasar (SD), terus SMP dan SMA yang mau masuk sekolah,” ujarnya saat ditemui beritacianjur.com, Selasa (8/7/2026).

Sri menjelaskan, meski jumlah pembeli mengalami peningkatan dibanding hari biasa, kondisi tersebut belum mencapai puncak musim belanja tahun ajaran baru.

“Ada kenaikan (penjualan), cuma kalau dibanding tahun lalu mungkin karena perubahan ekonomi juga, jadi memang ada penurunan dari tahun sebelumnya. Tapi ini belum puncaknya, masih ada beberapa hari ke depan, mungkin bisa meningkat lagi. Jadi belum puncak-puncaknya, tapi sudah ada kenaikan,” katanya.

Menurut Sri, peningkatan jumlah pembeli mulai terlihat sejak dimulainya libur sekolah usai pembagian rapor pada pertengahan Juni.

“Pas masuk libur kemarin setelah pembagian rapor sudah mulai ada peningkatan. Kira-kira pertengahan Juni mulai ramai,” ucapnya.

Ia menambahkan, harga seragam sekolah tahun ini mengalami penyesuaian akibat kenaikan harga bahan baku, ongkos transportasi, serta biaya jahit. Namun, kenaikan tersebut tidak terlalu signifikan.

“Sekarang harga ada kenaikan karena pasokan bahan juga naik. Ditambah biaya transportasi dan ongkos jahit ikut naik, jadi ada penyesuaian. Tapi kenaikannya tidak terlalu drastis,” jelasnya.

Dia menjelaskan untuk satu set seragam SD kelas 1, harga dibanderol sekitar Rp140 ribu hingga Rp150 ribu. Perbedaan harga tersebut disesuaikan dengan jenis bahan yang dipilih pembeli.

“Harga satu stel seragam SD kelas 1 sekitar Rp140 ribu sampai Rp150 ribu. Bahannya ada dua macam, ada Oxford dan ada yang kualitasnya lebih bagus, jadi harganya juga berbeda,” ujarnya.

Sri memastikan, stok seragam di tokonya masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga puncak musim masuk sekolah. Setiap tahun, pihaknya juga menambah persediaan khusus sebagai antisipasi meningkatnya permintaan.

“Insyaallah stok seragam saat ini masih mencukupi. Kami terus menambah persediaan agar kebutuhan pelanggan tetap terpenuhi. Tiap tahun pasti ada tambahan stok untuk persiapan tahun ajaran baru,” katanya.

Menurutnya, pembeli tidak hanya berasal dari wilayah Cianjur, tetapi juga dari sejumlah daerah lain seperti Bandung dan Bogor. Banyak perantau yang memanfaatkan momen pulang kampung untuk membeli seragam sekolah.

“Banyak juga pembeli dari luar Cianjur, seperti Bandung dan Bogor. Mereka sekalian beli seragam saat pulang ke Cianjur,” ungkapnya.

Sri menambahkan, pola pembelian seragam bergantung pada kebutuhan masing-masing keluarga. Orang tua yang anaknya memasuki jenjang pendidikan baru umumnya membeli perlengkapan secara lengkap, sedangkan yang hanya naik kelas biasanya membeli seragam atau perlengkapan yang masih kurang.

“Kalau yang naik jenjang biasanya beli lengkap. Tapi yang hanya naik kelas umumnya membeli sesuai kebutuhan saja,” pungkasnya.(zal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *