BERITACIANJUR.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur akan terus melakukan pembinaan terhadap seluruh sopir perahu di Kawasan Wisata Waduk Jangari, Kecamatan Mande, Cianjur, terkait pengelolaan sampah.
Kepala DLH Kabupaten Cianjur, Komarudin, mengatakan berbagai upaya untuk menjaga kebersihan di area Wisata Waduk Jangari terus dilakukan, salah satunya dengan membina dan manyarankan para pemilik perahu untuk menyiapkan tempat sampah terapung.
“Terkait wadah sampah apung, karena memang banyak sampah yang mengapung di tengah permukaan air maka manti akan kami tekankan pemilik perahu untuk segera menyiapkannya,” ujar Komar kepada wartawan, Selasa (23/6/2026).
Menurutnya, sampah-sampah plastik yang banyak ditemukan mengapung di area perairan Waduk Jangari memang telah menjadi permasalahan utama.
“Sampah yang terapung ini sangat menyulitkan karena gampang terbawa arus, jadinya sulit untuk diambil,” imbuhnya.
Ia menegaskan, sampah-sampah plastik yang ditimbulkan baik dari wisatawan maupun para pedagang yang banyak mengapung di permukaan air harus segera ditindaklanjuti dengan berbagai upaya.
Selain disarankan menyiapan wadah sampah apung, pihaknya juga melakukan pembinaan kepada para sopir perahu untuk turut menyosialisasikan kepada wisatawan agar tidak membuang sampah ke sungai.
“Sebenarnya saya kemarin membina sekitar 50 sopir perahu yang biasanya mengantar wisata maupun pemancing itu agar membuang sampahnya di perahu saja. Nanti kalau segera nyampe di darat baru dibuang ke tong sampah yang sudah tersedia di darat,” paparnya.
Komar menambahkan, kesadaran dari seluruh masyarakat terhadap lingkungan merupakan solusi paling efektif untuk menjaga tempat Wisata Waduk Jangari agar tetap bersih.
“Sebenarnya mah lebih kepada kesadaran masyarakat yang lebih efektif untuk menjaga lingkungan di sini, semoga aja ke depannya masyarakat dapat menjaga tempat wisata ini,” pungkasnya.(gil)







