BERITACIANJUR.COM – Dua buah video menampilkan sejumlah oknum pendaki Gunung Gede Pangrango, yang buang air besar (BAB) di sumber mata air dan membuang celana dalam di taman edelweis.
Pada video pertama yang berdurasi 6 detik, perekam video menunjukkan seorang oknum pendaki yang BAB di salah satu sumber mata air. Padahal larangan untuk tidak mencemari sumber mata air tertera dengan jelas.
Sedangkan pada video kedua yang berdurasi 28 detik, terlihat sejumlah pendaki menunjukkan adanya celana dalam yang dibuang oknum pendaki di taman edelweis di wilayah Alun-alun Suryakencana Cianjur.
Baru dibuka kembali untuk pendakian, sejumlah oknum pendaki sudah berulah. Seperti diketahui, setelah ditutup sementara akibat aktivitas vulkanik, pendakian Gunung Gede Pangrango akhirnya dibuka kembali pada 22 April 2025 lalu. Para pendaki diimbau untuk ridak mendekati kawah Wadon.
Menanggapi hal tersebut. Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Agus Deni menegaskan, pihaknya akan langsung menelusuri identitas para pendaki yang sudah melakukan pemanggaran atau merusak lingkungan.
“Kita akan telusuri dulu. Jika oknum pendaki itu sudah terbukti bakal diproses sesuai UU No 32 Tahun 2024, atau bisa dikenakan sanksi blacklist,“ ujarnya, Minggu (4/5/2025).
Dengan adanya ulah oknum pendaki itu, pihaknya sangat menyayangkan tindakan buang sampah sembarangan dan pencemaran terhadap sumber mata air.
“Kami berharap pendaki menjadi pendaki cerdas dengan tidak membuang sampah sembarangan, baik itu plastik ataupun celana dalam karena dapat merusak lingkungan. Termasuk tidak mencemari sumber mata air yang digunakan oleh para pendaki lainnya untuk kebutuhan air bersih,” pungkasnya.(gil)










