BERITACIANJUR.COM – Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, volume sampah di Kabupaten Cianjur mengalami kenaikan hingga dua kali lipat selama Ramadan 2024.
“Dalam sehari, produksi sampah yang
diangkut petugas kebersihan bisa mencapai 600 ton. Padahal sebelumnya hanya sekitar 340 ton per hari,” ujar Herman saat ditemui di kawasan Jalan Slamet Riyadi, Bojongherang, Sabtu (23/3/2024).
Menurut Herman, hal tersebut seiring dengan meningkatnya aktivitas perekonomian warga, salah satunya karena banyak pedagang musiman yang berjualan aneka makanan atau kebutuhan lainnya.
“Di satu sisi ekonomi naik, UMKM juga bangkit. Tapi ada masalah yang
timbul, sampahnya jadi semakin banyak,” ungkapnya.
Herman mengaku, sempat berkeliling dan memantau situasi kawasan perkotaan dan menemukan sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) terdapat banyak tumpukan sampah.
Oleh karena itu, lanjutnya, Pemkab Cianjur akan mulai fokus dalam pengelolaan sampah, di antaranya dengan menambah armada pengangkut dan meningkatkan waktu operasionalnya.
“Pengangkutannya akan lebih dimaksimalkan, apalagi kan TPAS Mekarsari di Cikalongkulon
sudah beroperasi,” terangnya.
Ia juga mengimbau pada masyarakat agar membuang sampah secara tepat waktu,
yakni saat malam hari. Sehingga proses pengangkutan bisa lebih optimal dan tidak ada penumpukan sampah lagi saat siang hari.
“Ada beberapa masalah yang sering kami temui, salah satunya karena masyarakat sering membuang sampah ke TPS tidak tepat waktu yaitu di siang hari,” terangnya.
“Padahal pemerintah sudah menerapkan aturan hanya boleh membuang sampah pada jam 19.00 Wib ke atas, supaya pengangkutan bisa dilakukan secara lebih optimal,” tandasnya. (Rizki Muharam/Fikom UNPI/gap)









