Cekcok Berujung Maut, Tukang Kelapa Tewas Ditusuk Pedagang Sayur di Pasar Muka

BERITACIANJUR.COM – Cekcok antara penjual kelapa dan pedagang sayur di Pasar Muka, Cianjur, pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 17.30 Wib, berujung maut.

Tukang kelapa bernama Ujang Sunandar (35) yang merupakan Warga Kampung Sukamaju, Desa Babakan Caringin, Kecamatan Karangtengah, meninggal dunia setelah ditusuk pedagang sayur yang diduga sedang berada di bawah pengaruh alkohol.

Ujang mengalami luka tusuk di bagian perut sebelah kanan bawah. Meski sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Ketua RT 04 RW 04 Kampung Sukamaju, Desa Babakan Caringin, Kecamatan Karangtengah, Agus, mengatakan sebelum penusukan terjadi korban dan pelaku sempat terlibat adu mulut di area pasar. Tak lama berselang, pelaku mengeluarkan pisau daging dan menusuk korban.

“Korban ditusuk menggunakan pisau yang biasa dipakai untuk menyayat atau menguliti daging. Pisaunya cukup panjang,” kata Agus.

Agus menuturkan, berdasarkan informasi yang diketahuinya, pelaku diduga dalam kondisi mabuk saat kejadian. Bahkan, sebelum penusukan terjadi, pelaku sempat mondar-mandir di sekitar pasar sambil menanyakan keberadaan jaringan Wi-Fi kepada warga.

“Pelakunya lagi mabuk berat. Sebelum kejadian dia mondar-mandir tanya hotspot Wi-Fi. Orang-orang sebenarnya tidak curiga, cuma merasa takut karena dia membawa senjata tajam,” ujarnya.

Menurut Agus, korban dan pelaku diketahui tidak memiliki persoalan pribadi sebelumnya. Korban dikenal sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan kemasyarakatan dan tidak pernah terlibat konflik dengan warga.

“Setahu saya tidak ada masalah sebelumnya. Korban orangnya aktif di Karang Taruna, partisipasinya di masyarakat juga bagus, dan tidak pernah punya musuh atau masalah,” ucapnya.

Kasus penusukan tersebut kini telah ditangani pihak kepolisian. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara pasti motif serta kronologi kejadian, termasuk memastikan dugaan pelaku berada di bawah pengaruh minuman keras saat melakukan penusukan.(zal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *