Pendaki 145 Kg Alami Kram di Gunung Gede Pangrango, Video Proses Evakuasi Viral di Media Sosial

BERITACIANJUR.COM – Seorang pendaki berbobot 145 kilogram mengalami kram kaki saat mendaki Gunung Gede Pangrango. Video evakuasi pendaki tersebut viral di media sosial.

Dalam rekaman video, pendaki yang diketahui asal Bekasi bernama Roby itu terlihat tengah digendong menggunakan sarung sebelum akhirnya ditandu sejumlah relawan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi di Jalur Putri, Kecamatan Pacet, Cianjur.

Salah seorang relawan, Ali (37), mengatakan pendaki yang mengalami kram itu naik ke Gunung Gede Pangrango pada Minggu (28/6/2026) lalu, bersama dua rekan lainnya.

“Saat berada di sekitar Pos 3 Buntut Lutung, salah seorang pendaki mengalami mati rasa dan tidak bisa menggerakkan kakinya, sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan,” ujarnya, Jumat (3/7/2026)

Setelah mendapatkan informasi tersebut, sambung dia, tim relawan langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

“Sebelum akhirnya ditandu sejumlah relawan, awalnya pendaki itu dievakuasi dengan digendong menggunakan sarung oleh seorang relawan. Namun karena bobot pendaki itu berat, akhirnya diputuskan untuk ditandu menggunakan sarung dan kayu. Evakuasi dilakukan secara bergantian,” terangnya.

Dikarenakan terjalnya kondisi jalur pendakian dan bobot pendaki yang mencapai 145 kilogram, Ali menyebutkan, evakuasi berlangsung kurang lebih selama enam jam dan berjalan menegangkan.

“Karena menguras tenaga, evakuasi dilakukan secara bergantian. Kami sampai dari jam 15.30 Wib di lokasi dan sampai ke tanah merah pukul 21.00 Wib. Setelah berhasil dievakuasi, pendaki langsung menjalani perawatan,” jelasnya.

Terpisah, Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Agus Deni, mengatakan pihaknya belum mendapatkan laporan terkait insiden tersebut.

“Dari petugas wilayah belum ada informasi itu. Kami masih telusuri informasinya, termasuk apakah pendakinya legal atau ilegal,” tutupnya.(gil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *