BERITACIANJUR.COM – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) akan menutup jalur pendakian selama momen Hari Raya Iduladha 2026.
Keputusan tersebut berdasarkan Surat Edaran BBTNGGP Nomor 8 Tahun 2026 tentang penutupan pendakian pada 27 dan 28 Mei 2026.
“Penutupan (pendakian) dilakukan saat Hari Raya Idul Adha dan sehari setelahnya,” ujar Humas BBTNGGP, Agus Deni, Rabu (27/5/2026).
Selama masa penutupan, lanjut Agus, pihaknya akan memperketat pengawasan di tiga jalur pendakian Gede Pangrango untuk mencegah adanya oknum pendaki yang naik secara ilegal.
“Kami juga ingin memastikan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan kawasan konservasi. Petugas akan disiagakan agar tidak ada pendaki ilegal. Jika ada yang tetap membandel, akan diamankan petugas dan dikenakan sanksi tegas,” terangnya.
Agus pun mengimbau agar para pendaki tidak mudah percaya pada pihak yang menjanjikan tetap bisa muncak selama masa penutupan.
“Jangan pernah tergiur pada oknum yang menjanjikan tetap bisa muncak di masa penutupan ini. Jadilah pendaki cerdas dengan mendaftar melalui situs resmi,” tandasnya.(gap)









