Tak Sejalan dengan Program Pemkab, CSR Pabrik Aqua Cianjur Disoal

BERITACIANJUR.COM – PENGELOLAAN dana coorporate social responsibility (CSR) PT Tirta Investama Cianjur (Aqua) disoal. Pasalnya, dalam pengelolaannya disebut-sebut tidak sesuai arahan atau tidak sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten (Cianjur).

Parahnya lagi, selama ini pengelolaan CSR pabrik Aqua diduga tidak transparan dan hanya mencakup area lingkungan sekitar saja, dan itu pun tidak ada kejelasan terkait bukti dan laporannya.

Guna mengonfirmasi, wartawan mencoba mendatangi pabrik perusahaan air minum dalam kemasan yang berada di Kecamatan Gekbrong tersebut, namun para pimpinan pabrik Aqua Cianjur sedang tidak berada di tempat.

“Maaf Pak, semua pimpinannya, PR atau humasnya sedang ke Bogor,” ujar salah seorang Security Aqua kepada beritacianjur.com, Kamis (25/5/2023) siang.

Sementara itu, Bupati Cianjur, Herman Suherman membenarkan terkait pengelolaan CSR pabrik Aqua Cianjur yang hanya mencakup lingkungan Gekbrong saja. Meski demikian, ia mengaku belum pernah mengetahui bukti alias tak pernah menerima laporan terkait realisasi CSR pabrik Aqua Cianjur.

Herman memaparkan, CSR merupakan komitmen berkelanjutan dari dunia usaha untuk berkontribusi kepada pengembangan ekonomi, demi meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat bagi komunitas setempat atau masyarakat luas.

“Jadi saya juga berharap, Aqua tidak hanya meralisasikan di lingkungan Gekbrong saja, namun juga mencakup wilayah Cianjur lebih luas. Hal yang lebih penting, harus sesuai arahan atau sejalan dengan program atau visi misi Pemkab Cianjur. Saya bukan mau intervensi, tapi mengatur agar tidak terjadi warga yang dobel penerimaan dan ada warga yang tidak dapat menerima sama sekali,” katanya saat dihubungi beritacianjur.com.

Ketika Pemkab Cianjur tengah menggenjot Indeks Pembangunan Manusia (IPM) bidang kesehatan, daya beli masyarakat serta tengah giat-giatnya dalam penanganan stunting, sambung dia, seharusnya dunia usaha di Cianjur bisa seiring dan turut berperan dalam program tersebut.

Baca Juga  Pancaran Bahagia Gagam dan Mia, Jadi Pasangan Pengantin Pertama Program Nikah Gratis Pemkab Cianjur

“Ini jangankan sejalan dengan program kami, laporan saja tidak. Padahal kan CSR itu ada ketentuannya, dari penghasilan sekian harus berapa untuk CSR-nya,” jelasnya.

Ia menegaskan, jika perusahaan dalam pengelolaan CSR-nya tidak mengikuti arahan dari Pemkab Cianjur, maka pihaknya akan menindak secara tegas sesuai aturan yang berlaku.

“Untuk pabrik Aqua Cianjur juga sama, saya sudah tegur agar sesuai arahan Pemkab Cianjur. Kemarin sudah saya sampaikan. Karena untuk saat ini, kami tidak mengetahui CSR-nya ke mana,” tegasnya.

Sementara itu, Herman mengaku, pada Selasa (23/5/2023) lalu, pihaknya menghadiri acara penanaman pohon Rasamala di kawasan PT Tirta Investama. Kehadirannya sekaligus melakukan pemantauan salah satunya terkait analisa dampak lingkungan pabrik Aqua yang belum pernah direvisi selama 13 tahun.

“Kami melakukan pemantauan karena setiap ada perubahan itu kan harus direvisi. Apa masih sesuai atau tidak, jumlah sumurnya berapa, sumur pantaunya berapa, produksinya berapa, itu kan harus ada PAD-nya. Harus sesuai, jangan sampai yang ditarik sekian, PAD-nya tidak sama,” pungkasnya.(gie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *