BERITACIANJUR.COM – Wakil Bupati Cianjur, Ramzi Geys Thebe, mengaku optimistis kondisi ketahanan pangan di Kabupaten Cianjur dalam kondisi aman.
“InsyaAllah aman apabila seluruh pihak terus menjaga kesiapan sejak dini. Jadi harus positive thinking supaya semuanya enak dijalani,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Pernyataan Ramzi tersebut disampaikan menanggapi adanya isu ancaman krisis pangan yang diprediksi bisa terjadi menjelang Indonesia Emas 2045.
Ramzi menegaskan, keyakinannya dilandasi dengan berbagai upaya yang terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, dalam melakukan langkah antisipasi agar ketahanan pangan di daerah tetap aman.
Salah contoh satu upayanya, Ramzi mengaku ditugaskan Bupati Cianjur untuk berkoordinasi dengan kementerian terkait persoalan ketahanan pangan.
“Sebulan lalu saya ditugaskan Pak Bupati ke kementerian untuk berkoordinasi dan membahas terkait ancaman krisis pangan ini,” ungkapnya.
Meski optimistis aman, namun Ramzi menyebutkan, kondisi cuaca saat ini menjadi salah tantangan bagi sektor pertanian, khususnya di Cianjur.
“Bukan hanya di Cianjur, di daerah lain juga sama, sekarang harusnya masuh musim kemarau, tapi curah hujan masih ada. Jadi kondisi cuacanya belum stabil bahkan sempat memicu bencana banjir,” jelasnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Ramzi memastikan Pemkab Cianjur sudah melakukan berbagai persiapan berdasarkan arahan dan petunjuk dari pemerintah pusat, untuk mengantisipasi ancaman krisis pangan di masa mendatang.
“Baik di Cianjur maupun Indonesia secara umum, mudah-mudahan hal buruk yang kita pikirkan tidak terjadi. InsyaAllah semua baik-baik saja,” pungkasnya.(gil)









