BERITACIANJUR.COM – Kebakaran hebat terjadi pada sebuah truk tangki bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, Kampung Cijoho, Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, Cianjur.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 14.20 Wib saat kendaraan melaju dari arah Cianjur menuju Sukabumi. Arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan.
Kanit UMK 1 Damkar Cianjur, Jaenal Abidin, mengatakan api pertama kali muncul pada ban belakang kanan truk, hingga api pun sempat merembet ke bagian atas tangki namun tidak sampai meledak karena penanganan tepat waktu.
“Jadi tadi api memang cukup besar setelah muncul dari ban belakang lalu merembet ke bagian atas tangki. Untung saja tadi keburu dipadamkan sehingga tidak sampai meledak tangkinya,” ujar Jaenal.
Setelah kobaran api terlihat, sopir langsung menepikan truk dan warga yang berada di sekitar lokasi juga langsung menjauhi lokasi kejadian. Bahkan, para pengendara yang berada dekat dengan truk juga langsung menghentikan laju kendaraan dan berupaya menjauh.
Jaenal menjelaskan, proses pemadaman memakan waktu selama 1 jam dengan petugas damkar sebanyak 30 personel dan 3 unit mobil damkar yang diturunkan dalam penanganan peristiwa tersebut.
“Pemadaman api kita tadi sekitar 1 jam dan Alhamdulullah api tidak kembali muncul setelah berulang dilakukan penyemprotan,” jelasnya.
Meski api sudah padam, sambung dia, status kondisi belum bisa disebut aman, sebab saat ini pihaknya masih melakukan pendinginan hingga sampai dipastikan dalam kondisi aman.
“Untuk saat ini kami masih lakukan pendinginan sampai kondisi benar-benas aman, ditambah cuaca juga masih panas sehingga ditakutkan api kembali muncul,” paparnya.
Untuk upaya selanjutnya, pihaknya akan berencana memindahkan 24 ribu liter bahan bakar Pertalite yang berada di tangki truk yang terbakar tersebut ke dalam tangki truk yang kosong, agar truk bisa dievakuasi dari lokasi kejadian.
“Menurut informasi memang terdapat sebanyak 24 ribu liter bahan bakar di dalamnya, sehingga sangat berbahaya kalau dievakuasi dalam keadaan tertsebut. Maka kami akan menunggu pihak pertamina untuk mengirimkan unit truk tangki kosong agar bisa memindahkan bahan bakar tersebut,” ungkapnya.
Sementara itu, warga sekitar, Asep (50), mengaku melihat sopir dan kernet sempat berusaha memadamkan api dengan menggunakan air sungai.
“Sebelum menggunakan air sungai, sopir sama kernetnya mencoba memadamkan api pakai APAR (alat pemadam api ringan) dulu. Namun ternyata APAR-nya tidak berfungsi,“ ucapnya.
“Ketika api terus membesar, sopir dan kernet langsung berlari menjauh. Warga juga ikut menjauh karena takut seperti kejadian kebakaran truk tangki di Pasirhayam beberapa waktu lal,“ tambahnya.
Sopir truk, Niko (36), mengaku awal mula dirinya sadar adanya api setelah mendengar suara ledakan dari bagian belakang truk.
“Truk ini memuat 24 ribu liter BBM jenis pertalite. Rencananya mau dibawa ke SukabumI dari Padalarang,“ terangnya.
Menanggapi insiden tersebut, Kapolres Cianjur AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, menegaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa kebakaran truk tangki BBM.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Sekarang petugas masih fokus pemadaman dan pendinginan truk,“ pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas Jalan Raya Cianjur-Sukabumi berangsur normal setelah sebelumnya sempat ditutup.(gil)









