BERITACIANJUR.COM – Memasuki tahapan masa tenang jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Cianjur 2026, Polres Cianjur siagakan Sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu) hingga patroli cyber demi mencegah potensi politik uang.
Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Bagus Panuntun mengatakan, potensi politik uang menjadi salah satu ancaman utama, terutama pada masa-masa krusial mendekati pemungutan suara.
“Polres telah menerjunkan personel ke dalam Sentra Gakkumdu bersama unsur Polda hingga DPMD Cianjur. Tim ini disiagakan untuk mengawasi seluruh wilayah dan siap menindak tegas setiap temuan politik uang,” ujar Bagus, Sabtu (7/11/2026).
Ia menjelaskan, selain pengawasan langsung di lapangan, pihaknya juga melakukan patroli cyber untuk mengantisipasi adanya kampanye melalui media sosial selama masa tenang Pilkades Serentak 2026.
“Selain pengawasan lapangan, Tim IT juga siaga 24 jam penuh untuk memantau aktivitas di berbagai platform media sosial.” terangnya.
Bagus yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Sentra Gakkumdu Pilkades Serentak Cianjur tersebut menegaskan, berbagai langkah pengawasan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Pilkades berjalan jujur, adil, dan aman.
Hingga saat ini, lanjut Bagus, belum ada laporan dugaan pelanggaran yang diterima Sentra Gakkumdu. Namun, ia memastikan akan menindaklanjuti apabila ditemukan adanya pelanggaran selama tahapan Pilkades berlangsung.
“Hingga kini, Sentra Gakkumdu belum menerima laporan terkait pelanggaran. Namun, setiap dugaan pelanggaran yang masuk dipastikan akan langsung diproses dan ditindaklanjuti,” bebernya.
Sebagai informasi, pelaksanaan Pilkades Serentak Cianjur akan dilaksanakan pada Minggu, 8 November 2026 dan akan diikuti oleh 47 desa yang tersebar di 23 kecamatan di Kabupaten Cianjur.
Jumlah peserta yang mengikuti Pilkades Serentak Cianjur ada sebanyak 160 calon kepala desa dengan menerapkan sistem pemungutan suara digital (menggunakan perangkat tablet dan printer di TPS).(zal/gap)









