BERITACIANJUR.COM – Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon di wilayah Kecamatan Cianjur tumbang, serta memicu banjir dan longsor yang melanda Kecamatan Gekbrong, Kamis (2/4/2026).
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, dalam waktu berdekatan pihaknya mendapatkan laporan kejadian bencana alam di dua kecamatan sekaligus.
“Iya tadi sekitar pukul 13.15 Wib ada laporan banjir dan longsor di Kecamatan Gekbrong, dan pohon tumbang di Kecamatan Cianjur sekitar pukul 13.50 Wib,” ujar Asep saat dikonfirmasi beritacianjur.com.
Ia mengungkapkan, pohon tumbang terjadi di belakang Lapang Badak Putih, tepatnya di Kampung Loji, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan/Kabupaten Cianjur.
Begitu pihaknya mendapatkan laporan kejadian pohon tumbang tersebut, sejumlah petugas BPBD langsung bergegas menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
“Saat proses evakuasi pemotongan material pohon tumbang di lokasi, tak hanya petugas BPBD saja, melainkan tim gabungan dari Damkar, Perkim, Babinsa, PMI, Retana, hingga warga setempat juga turut membantu evakuasi,” ucapnya.
Menurutnya, pohon tumbang tidak sampai menimpa pemukiman warga, karena posisi pohon tumbang berada di sebuah area lapang di sekitar lokasi kejadian.
“Tidak berdampak pada rumah dan dipastikan tidak ada korban jiwa, karena pohon tumbang jatuhnya ke lapang,” imbuhnya.
Selain itu, pohon tumbang juga terjadi di area Pendopo Cianjur. Dua pohon setinggi 30 meter tumbang dan menimpa atap selasar dan satu pilar lampu yang berada di area Pendopo Cianjur, Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 15.00 Wib.
Di Kampung Awilarangan, Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Cianjur, sebanyak 3 rumah warga terdampak bencana banjir dan longsor yang diakibatkan itensitas hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut.
“Tadi kami dapat laporan juga di Gekbrong ada 3 rumah terdampak banjir dan longsor. Kami langsung bergegas ke lokasi dan melakukan evakuasi di rumah yang terdampak bencana,” paparnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap cuaca ekstrem terutama hujan deras disertai angin kencang yang kini kerap terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Cianjur.
“Kami terus memberikan informasi kesiagaan kepada masyarakat sekitar untuk berhati-hati apabila terjadi cuaca ekstrem,” pungkasnya.(gil)










