BERITACIANJUR.COM – Seekor sapi kurban mengamuk di Kampung Pabuaran, Kelurahan Sayang, Kecamatan/Kabupaten Cianjur membuat panik warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun beritacianjur.com, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (26/5/2026) atau tepatnya sehari sebelum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Kejadian itu pun kini tengah viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat dua orang pria tengah menurunkan seekor sapi berwarna cokelat dari sebuah pikap.
Awalnya nampak baik-baik saja, tapi tak lama kemudian sapi tersebut tiba-tiba mengamuk dan menyeret salah seorang pria yang menggiringnya hingga ke tempat sempit yang mengarah ke area pemukiman warga.
Tak lama kemudian, sapi tersebut masuk ke salah satu rumah dan membuat warga sekitar panik. Proses evakuasi pun membutuhkan waktu hingga tiga jam lebih dan melibatkan banyak warga.
“Iya itu sebenarnya kejadiannya sehari sebelum penyembelihan. Jadi sapi itu memang baru sampai dari tempat pengiriman. Saat sapi turun dari pikap, tiba-tiba ngamuk sampai masuk ke rumah warga hingga membuat panik warga sekitar,” ujar salah seorang warga, Moch Hadin (19) saat dihubungi beritacianjur.com, Rabu (27/5/2026).
Menurutnya, kejadian sapi ngamuk juga pernah terjadi di wilayahnya pada beberapa tahun ke belakang.
“Dulu juga pernah ada sapi yang ngamuk, cuman waktu itu mah sapinya jatuh ke sungai. Nah kalau yang sekarang sapinya malah masuk ke rumah warga sampai bikin heboh warga,” imbuhnya.
Hadin mengungkapkan, hewan tersebut mengamuk di area pemukiman warga saat hendak digiring ke tempat penyembelihan sebelum memasuki masa penyembelihan di Hari Raya Iduladha 2026.
“Jadi itu tuh waktu kejadian memang yang menggiring sapi itu hanya dua orang karena panitianya lagi pada di masjid. Sehingga dua orang ini kesulitan malah salah satu tergusur saat sapi ngamuk,” ungkapnya.
Ia menuturkan, beruntung sejumlah panitia yang tengah berada di masjid langsung bergegas menuju lokasi kejadian setelah mereka mendapatkan laporan dari warga sekitar
Menurutnya, sapi bisa dijinakkan dan digiring dengan selamat sampai di tempat penyembelihan yang lokasinya tak jauh dari titik awal sapi mengamuk.
“Setelah sapi ini berdiam cukup lama di rumah warga, akhirnya hewan kurban itu dapat digiring ke tempat seharusnya oleh sejumlah panitia yang dibantu warga sekitar juga waktu itu,” tuturnya.
Ia menuturkan, tidak ada korban dalam peristiwa ini, hanya saja sapi tersebut mengalami luka di bagian kaki kanannya usai mengamuk dan merusak beberapa fasilitas rumah warga.
“Alhamdulillah tidak ada korban, karena sapi langsung berhasil dievakuasi dari rumah warga dan langsung digiring ke tempat penyembelihan. Kejadian itu juga membuat kursi kayu di dalam rumah itu rusak karena diinjak oleh sapi besar itu,” paparnya.
Meskipun sapi berwarna cokelat itu mengalami luka usai mengamuk, lanjutnya, namun hewan kurban yang sempat membuat heboh tersebut masih dalam kondisi kesehatan yang baik dan sudah disembelih tepat saat Hari Raya Iduladha.
“Alhamdulillah tidak ngamuk lagi waktu mau disembelih, kondisinya juga aman sehat dan tadi sudah selesai disembelih dengan lancar,” pungkasnya.(gil/gap)










