BERITACIANJUR.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur harus gerak cepat mengantisipasi penyebaran kasus dugaan chikungunya yang menjangkiti puluhan warga di Kampung Cibiuk, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung.
Itulah yang disampaikan Ketua DPRD Cianjur, Metty Triantika, setelah mengetahui adanya kabar duka dari warga Bojongpicung. Menurutnya, Pemkab Cianjur melalui Dinkes Cianjur harus segera intens turun ke lokasi.
“Ya, Dinkes Cianjur harus segera memastikan penyebab pasti dan melakukan langkah-langkah pencegahan serta penanganan yang tepat. Ini menyangkut kesehatan masyarakat yang harus menjadi prioritas,” ujar Metty yang juga menjabat sebagai Bendahara DPD Partai Golkar Jabar, Jumat (11/4/2025).
Dengan jumlah warga yang mengalami gejala mirip chikungunya mencapai 43 orang per Kamis (10/4/2025), sambung dia, perlu penanganan segera agar penyakit tidak menyebar ke wilayah lain di sekitarnya.
“Harus dilakukan penyelidikan epidemiologi secara menyeluruh, termasuk pelaksanaan fogging dan edukasi kepada masyarakat setempat mengenai langkah-langkah pencegahan. Jika memang chikungunya, maka perlu segera ada tindakan menyeluruh. Namun, untuk memastikannya, kita harus menunggu hasil laboratorium,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Frida Layla Yahya, mengaku pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab gejala yang dialami warga.
“Melihat gejala yang dialami, kemungkinan besar chikungunya. Namun, kami masih menunggu hasil laboratorium yang akan keluar Jumat besok. Sebagian warga yang terjangkit dilaporkan mengalami nyeri sendi dan demam tinggi, yang merupakan gejala umum dari chikungunya,“ pungkasnya.(gil)










