Tak Akan Ada Hunian Sementara, Warga Dapat Rp500 Ribu Sambil Menunggu Hunian Tetap Jadi

BERITACIANJUR.COM – SEKRETARIS Daerah (Sekda) Cianjur, Cecep Alamsyah memastikan, korban gempa Cianjur yang rumahnya rusak berat, tidak akan menetap di hunian sementara, namun akan langsung dibangun hunian tetap atau rumah tahan gempa.

“Jadi, sambil menunggu hunian tetap dibangun, warga akan mendapatkan bantuan Rp500 ribu per kepala keluarga,” ujarnya saat konferensi pers di Pendopo Cianjur, Minggu (4/12/2022).

Saat ditanya target pasti pembangunan hunian tetap, serta adanya informasi target Kementerian PUPR menargetkan pembangunan rumah korban gempa Cianjur rampung sebelum Lebaran 2023, Cecep hanya menyampaikan pihaknya akan berupaya merampungkan secepatnya, sehingga para korban bisa segera menempati hunian tetap.

“Ini kebijakan yang diputuskan pemerintah. Selama menunggu proses pembangunan hunian tetap selesai, warga yang rumahnya rusak berat akan menerima dana tunggu hunian sebesar Rp500 ribu per kk. Jadi, bantuan untuk sewa rumah Rp500 ribu itu, untuk sampai pembangunan hunian tetap selesai. Secepatnya diupayakan selesai pembangunannya,” jelasnya.

Terkait persiapan relokasi untuk hunian tetap, Cecep mengatakan, pemerintah sudah menyiapkan lahan seluas 2,5 hektar di Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku, untuk pembangunan 200 rumah instan sederhana dengan struktur tahan gempa.

“Hunian tetap di Cilaku itu relokasi tahap pertama dan prosesnya sudah berjalan. Kami juga menyiapkan lahan lain di Mande seluas 30 hektar untuk hunian tetap warga,” pungkasnya.(gie)

Baca Juga  CRC Segera Laporkan Dugaan Dana Siluman di BPKAD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *